Wawan Diyanto (1310180016). Prosedur Pengujian Mutu Ikan yang Didaratkan di Unit Pelaksana Teknis Pelabuhan Perikanan Pantai (UPT PPP) Bulu Kecamatan Bancar Kabupaten Tuban Provinsi Jawa Timur.

Keamanan pangan adalah faktor penting bagi pembangunan di negara Indonesia, sektor perikanan menjadi salah satu penyuplai kebutuhan pangan secara Nasional dan Internasional. Wilayah penyuplai kebutuhan pangan di Jawa Timur adalah UPT Pelabuhan Perikanan Pantai Bulu Kecamatan Bancar Kabupaten Tuban sebagai tempat kegiatan bongkar ikan hasil tangkapan. Untuk menjamin mutu ikan, maka dilakukan inspeksi pembongkaran ikan yang didaratkan. Sebagai landasan hukum pada kegiatan tersebut adalah peraturan Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Nomor 7 Tahun 2019 Tеntаng Persyaratan Pengendalian Mutu dan Tata Cara Inspeksi Pengendalian Mutu pada Kegiatan Penangkapan Ikan.

Tujuan Praktek Kerja Lapangan ini adalah untuk mendukung program pemerintah terkait keamanan pangan hasil perikanan, menerapkan teori yang didapat selama masa perkuliahan dan mempelajari prosedur pengujian mutu ikan yang didaratkan di UPT Pelabuhan Perikanan Pantai Bulu. Mengetahui prosedur inspeksi pembongkaran ikan dengan pengujian Organoletik, uji kadar Peroxida test, dan kadar Formalin.

Hasil dari Praktek Kerja Lapangan adalah sampel ikan Layang, Tongkol, Banyaran, Kembung, dan Juwi sebagai bahan uji Organoleptik, Peroxida Test, dan kadar Formalin yang dilakukan diruang Laboratorium Mini UPT PPP Bulu. Pengambilan sampel ikan dilakukan pada setiap kapal yang bongkar didermaga. Jenis ikan yang didaratkan adalah ikan pelagis dan demersal. Prosedur pengujian mutu ikan hasil tangkapan di UPT Pelabuhan Perikanan Pantai Bulu di lakukan beberapa tahap. 1. Inspeksi pembongkaran ikan uji organolaptik. 2. Uji peroksida pemutih dan 3. Uji formalin. Hal ini untuk menjaga keamanan mutu ikan yang didaratkan, dan salah satu Tugas Pokok dan Fungsi UPT Pelabuhan Perikanan Pantai Bulu untuk menerbitkan sertifikasi Cara Penanganan Ikan yang Baik (CPIB) dan Sertifikasi Hasil Tangkapan Ikan (SHTI) sebagai salah satu syarat untuk export produk perikanan keluar negeri.