PPP Bulu – Dalam memberikan Pemberdayaan kepada masyarakat Pelabuhan Perikanan Pantai Bulu bekerjasama dengan Politeknik Pelayaran Surabaya mengadakan Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) terkait SKK yaitu dibidang Dek dan Mesin. Kegiatan yang dilaksanakan secara Sistem Hybrid/Blended Learning dimana melakukan perpaduan pelatihan tatap muka dan online. Kegiatan yang dilaksanakan selama 27 – 31 Mei 2021 diikuti kurang lebih 98 Peserta yang telah lolos seleksi fisik dan kesehatan.

Tahapan Seleksi pendaftaran dilaksanakan secara bertahap sejak tanggal 24 Mei 2021 dan diumumkan secara online di website PPP Bulu. Berikut Tahapan Pelaksanaan yang wajib dipenuhi peserta :

  1. Administrasi Minimal SD (Bisa Membaca dan Menulis)
  2. Tes Kesehatan (Bebas Covid-19 dan Kondisi Sehat)

Pembukaan kegiatan Pemberdayaan ini dilaksankan pada hari Kamis, 27 Mei 2021 di Gedung Serbaguna dengan standar Protokol Kesehatan. Kegiatan yang dibuka secara simbolis oleh Kepala Pelabuhan Perikanan Pantai Bulu Bapak Kartono Umar, S.Pi.MAP.

Dalam sambutannya beliau menyampaikan agar para peserta mengikuti secara seksama dan hingga akhir kegiatan dan tetap menaati prosedur yang telah ditetapkan Panitia menjaga jarak dan memakai masker

Kartono Umar, S.Pi, MAP
Pemberian Materi Secara Daring via Zoom Oleh dr Triesna

Hari pertama, peserta diklat mendapatkan pengarahan secara daring oleh dr.Tiesna tentang penanganan pertama saat terjadi kecelakaan ringan atau terluka saat di kapal. Peserta Secara antusias mengikuti dengan daring. Hari Kedua, Peserta mendapatkan materi terkait Penanganan Kapal saat terjadi kerusakan oleh Saudari Sita Wulandari hingga di hari keempat peserta telah mendapatkan materi sebanyak 7 (Tujuh) jenis materi SKK yang disampaikan dari berbagai kalangan narasumber.

Untuk Pelatihan F2F (Face To Face) yaitu peserta diberikan materi praktek teori penanganan saat kondisi dalam air, dan praktek teknik pemadaman api jika terjadi kebakaran sesuai jenis alat pemadam api. Dalam kegiatan praktek ini Peserta dalam kondisi sehat karena telah dilakukan tes kesehatan ulang sebelum melakukan praktek lapangan. Semoga dengan adanya diklat pemberdayaan masyarakat ini mampu memberikan ketrampilan tersertifikasi. (A26)

Pelatihan Praktek Lapangan terkait Pemadaman Kebakaran