KOMPOSISI HASIL TANGKAPAN PADA ALAT TANGKAP CANTRANG DI UNIT PELAKSANA TEKNIS (UPT) PELABUHAN PERIKANAN PANTAI (PPP) BULU KABUPATEN TUBAN JAWA TIMUR
Cath Compotition of Cantrang Fishing Gear at Bulu technical Implementation Unit Coastal Fishing Port, Tuban District, East Java
Haki Bahtiar1, Tri Djoko Lelono2, Sunardi2
Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya
*Koresponden penulis: hakibahtiar96@gmail.com

ABSTRAK

Cantrang merupakan alat tangkap jenis pukat tarik, tanpa pembuka mulut jaring dan pengoperasiannya didasar perairan dengan target ikan demersal. Kontruksi alat tangkap ini terdiri dari sayap, badan dan kantong. UPT PPP Bulu merupakan pelabuhan perikanan yang mengoperasikan alat tangkap cantrang. Berdasarkan PermenKP No.2 Tahun 2015 alat tangkap cantrang dianggap membahayakan sumberdaya perikanan. Hal ini perlu dikaji mengenai tingkat keramahan lingkungan. Metode yang digunakan ialah metode deskriptif survei. Survei sampling dilakukan secara acak terhadap 15 unit kapal dari total 36 unit. Ikan hasil tangkapan diidentifikasi berdasarkan penciri morfologi luar tubuh. Hal lain yaitu perhitungsn komposisi, Ideks Keanekaragaman dan Keseragaman serta analisis keramahan lingkungan menggunakan Ms. Excel. Mencari sebaran panjang ikan dominan, data frekuensi (ekor) ikan hasil tangkapan dikelompokkan berdasarkan selang kelas (cm). Panjang ikan dibandingkan dengan panjang ikan pertama kali matang gonad (Lenght at first maturity) atau Lm. Jika panjang ikan lebih besar dari Lm maka ikan tersebut layak tangkap dan sebaliknya. Hasil penelitian diperoleh ikan hasil tangkapan cantrang di UPT PPP Bulu terdiri dari 19 spesies dan didominasi jenis ikan demersal sebanyak 15 spesies sebesar 92%. Komposisi hasil tangkapan didominasi oleh ikan kuniran (Upeneus moluccensis) sebesar 23,26%. Tingkat indeks nilai keanekaragaman spesies hasil tangkapan sebesar 2.0 (sedang), sedangkan nilai indeks keseragaman spesies sebesar 0.7 (keseragaman yang tinggi). Hasil tangkapan utama sebesar 91%. Panjang ikan layak tangkap sebesar 32%. Tingkat pemanfaatan hasil tangkapan sampingan sebesar 77%. Analisis tingkat keramahan lingkungan diperoleh skor 8. Hal ini menunjukkan bahwa alat tangkap cantrang di UPT PPP Bulu kurang ramah lingkungan.

Kata kunci: Ikan Demersal, Cantrang, Keramahan Lingkungan

ABSTRACT
Cantrang is a fishing gears that could be classified into pulling net, with no mouth opening and its operation is based on the waters targeting demersal fish. The contruction of this fishing gear consists of wings, body, and pounch. UPT PPP Bulu is one fishing port that are still operates cantrang. Based on minister for maritime and fishery republic of Indonesia no. 2 thn 2015 , cantrang fishing gear is considered to endanger fisheries resources. This needs to be studied regarding the level of environmental friendliness. The method used is descriptive survey method. The sampling survey was carried out randomly on 15 ships form a total of 36 units. Fish catch morphology was identified based on the body. Another thing is the calculation of composition, index of diversity and uniformity and analysis of environmental friendliness using Ms. Excel. Looking for the long distribution of dominant fish, the frequency data of fish caught are grouped according to class interval (cm). The length of the fish is compared to the length of the fish first cooked gonad (Length at first maturity) or Lm. If the length of the fish is greater than Lm, the fish is worth catching and vice versa. The result obtained by cantrang catches in UPT PPP Bulu consisted of 19 species and dominated by 15 species of demersal fish at 92%.The catch composition is dominated by Upeneus moluccensis of demersal fish of 23.26%. The index level of the species diversity value of the catch is 2.0 (medium), while the species uniformity index value is 0.7 (hight uniformity.) the man cath is 91%. The length of fish worthy of capture is 32%. The utilization rate of by-produch a score of 8. This show that cantrang fishing gear in UPT PPP Bulu was less environmentally friendly.

Keyword: Demersal Fish, Cantrang, Environmentalist

———————————————————————————————

1-Mahasiswa Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Universitas Brawijaya.
2-Dosen Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Universitas Brawijaya