ANALISIS PRODUKSI IKAN DEMERSAL YANG DI DARATKAN DI KABUPATEN LAMONGAN DAN TUBAN JAWA TIMUR
Umu Usamah¹, Alfan Jauhari², Sukandar²

 

ABSTRAK
Peningkatan produksi perikanan tangkap di wilayah laut Utara Jawa pada hasil tangkapan ikan demersal. Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Brondong Lamongan merupakan salah satu wilayah dengan hasil tangkapan yang melimpah, sedangkan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Bulu Tuban merupakan wilayah dengan hasil tangkapan yang cukup rendah. Dalam 10 tahun terakhir, tingkat produksi ikan demersal di perairan Lamongan dan Tuban mengalami kenaikan dan penurunan. Hal tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya armada kapal, trip dan fishing ground. Ukuran armada yang digunakan di perairan Lamongan sebesar 20 – 30 GT dan lama melautnya kurang lebih 7-8 hari, sedangkan di perairan Tuban ukuran kapal yang digunakan berukuran 10 – 20 GT dan lama melautnya hanya satu hari saja. Sehingga hasil tangkapan produksi ikan demersal yang diperoleh berbeda jauh pada kedua wilayah perairan tersebut. Analisis yang digunakan untuk mengetahui produksi ikan demersal di perairan Lamongan dan Tuban yaitu analisis Deskriptif Kuantitatif, Uji-t dan Deret Waktu. Hasil penelitian ini didapatkan nilai rata-rata produksi di perairan Lamongan sebesar 36.705 ton sedangkan di perairan Tuban sebesar 4223 ton. Hasil Uji-t produksi ikan demersal di Kabupaten Lamongan dan Tuban tidak ada perbedaan produksi selama 10 tahun terakhir. Musim penangkapan Ikan dengan alat tangkap cantrang di Kabupaten Lamongan dengan hasil tangkapan terbanyak pada bulan Desember dengan Indeks Musim Penangkapan Ikan (IMP) sebesar 176,39%. Sedangkan untuk musim penangkapan ikan di Kabupaten Tuban dengan hasil tangkapan terbanyak pada bulan Desember dengan Indeks Musim Penangkapan Ikan (IMP) sebesar 162,41%.
 
Kata Kunci : Produktivitas, Deskriptif Kuantitatif, Uji-t dan Musim Penangkapan
—————————————————————————————————————-

¹Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
²Dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

 
 
 
 

ABSTRACT Increased capture fisheries production in the North Java sea area in demersal fish catches. Brondong Lamongan Archipelago Fisheries Port (PPN) is one of the regions with abundant catches, while the Fish Landing Base (PPI) Bulu Tuban is a region with fairly low catches. In the last 10 . This is influenced by several factors, including the fleet of ships, trips and fishing ground. The fleet size used in Lamongan waters is 20-30 GT and the sea length is approximately 7-8 days, whereas in Tuban waters the size of the vessels used is 10-20 GT and the length of the boat is only one day. So that the catch of demersal fish production obtained is very different in the two territorial waters. The analysis used to find out the demersal fish production in Lamongan and Tuban waters is quantitative descriptive analysis, t-test and time series. The results of this study found that the average production value in Lamongan waters was 36,705 tons while in Tuban waters it was 4223 tons. The results of the t-test of demersal fish production in Lamongan and Tuban Districts have not differed in production over the past 10 years. The fishing season with cantrang fishing gear in Lamongan Regency with the highest catch in December with the Fishing Season Index (IMP) of 176.39%. Whereas for the fishing season in Tuban Regency with the highest catch in December with the Fishing Season Index (IMP) of 162.41%.

KeyWords : Productivity, Quantitative Descriptive, T-Test and Catching Season
BACA E-PAPER >> ANALISIS PRODUKSI IKAN DEMERSAL YANG DI DARATKAN DI KABUPATEN LAMONGAN DAN TUBAN JAWA TIMUR