ANALISIS ASPEK BIOLOGI IKAN KUNIRAN (Upeneus sulphureus Cuvier, 1829) DI PERAIRAN UTARA JAWA TIMUR WILAYAH BULU, KABUPATEN TUBAN, JAWA TIMUR
Analysis Biological Aspects of Sulphur Goatfish (Upeneus sulphureus Cuvier, 1829) in Northern Waters of East Java Bulu Region, Tuban Regency, East Java
Fitriani Kartika Dewi1, Tri Djoko Lelono2, Sukandar3
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya
ABSTRAK

Kabupaten Tuban merupakan salah satu kabupaten di Jawa Timur yang memiliki potensi perikanan yang cukup tinggi. Alat tangkap cantrang menangkap ikan-ikan demersal sehingga hasil tangkapan yang mendominasi di UPT PPP Bulu adalah ikan demersal. Salah satunya adalah ikan kuniran (Upeneus sulphureus Cuvier, 1829). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui aspek biologi, dinamika populasi serta komposisi lambung ikan kuniran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan studi kuantitatif. Dan untuk pengambilan data menggunakan random sampling. Penelitian dilakukan Bulan Februari sampai April 2019. Analisis data menggunakan Microsoft excel dan FISAT II. 781 ikan kuniran diperoleh selama penelitian dengan pola pertumbuhan secara keseluruhan bersifat allometrik negatif serta diperoleh rasio kelamin jantan dan betina 1:1. Presentase tingkat kematangan gonad 38% ikan dalam kondisi imature dan 62% dalam kondisi mature. Rata-rata indeks kematangan gonad tertinggi sebesar 0,45% pada Bulan Maret. Panjang ikan paling banyak tertangkap pada selang 11-11,5 cm. Nilai panjang pertama kali tertangkap dan panjang pertama kali matang gonad secara keseluruhan adalah 11,74 cm dan 10,97 cm. Bulan Februari terdapat dua kelompok umur, Maret dan April satu kelompok umur. Ikan kuniran memiliki nilai K sebesar 0,84 tahun, nilai L∞ sebesar 15,02 cm dan t0 -0,15 /tahun dengan persamaan Lt= 1-e-0.84(t+0.15)). Laju mortalitas total sebesar 2,40 dengan nilai mortalitas alami sebesar 2,00 dan mortalitas penangkapan 0,40. Ikan kuniran mempunyai dua pola rekrutmen selama satu tahun dengan puncak pada Bulan Februari dan Oktober. Hasil analisis terhadap komposisi lambung ikan kuniran diperoleh kategori makanan utama adalah kelompok zooplankton, makanan pelengkap adalah chromista, fitoplankton dan udang kecil serta makanan tambahan adalah protozoa dan eubakteria.

Kata Kunci: dinamika populasi, nisbah kelamin, pertumbuhan, mortalitas, rekrutmen

ABSTRACT

Tuban is one of the districts in East Java that has a high potential of fisheries. Cantrang has catches demersal fish so fish are dominates in UPT PPP Bulu Tuban is demersal fish. One of demersal fish is sulphur goatfish (Upeneus sulphureus Cuvier, 1829). The purpose of this reseach are to know the biologycal aspects, dynamic popullation and stomach composition of sulphur goatfish. Method in this research is descriptive with kuantitative study. And for sampling use random sampling method. This research be held in February to April.data analysis use Microsoft excel and FISAT II. During tree months the total sampling of sulphur goatfish are 781 fish with growth pattern is allometric negative and sex ratio between male and female is 1:1. The percentage of gonad maturity level based on imature and amture are 38% and 62%. The average of gonad somatic index that has high value is 0.45% in March. Fish that most catch in length 11-11.5 cm. The value of length at first capture and length at first mature are 11.74 cm and 10.97 cm. For february there are two age group of fishs and for March and April there is one age group of fish. Sulphur goatfish has namber of K is 0.84 year, L∞ 15.02 cm and t0 is -0.15 /year with equation Lt= 1-e-0.84(t+0.15)). Number of total mortality is 2.40 with natural mortality is 2.00 and fishing mortality is 0.40. sulphur goathfish has two recruitment patterns in one year with the high number in February and October. For the analysis of stomach composition of sulphur goatfish, category of main food is zooplankton, complementary food are chromista, fitoplankton and small shrimp and for additional food are protozoa and eubacteria.

Key Words: dynamic popullation, sex ratio, growth, mortality and recruitment

—————————————————————————————————————
1. Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya
2. Dosen Program Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Uiversitas Brawijaya